Tampilkan postingan dengan label hacking news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hacking news. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Oktober 2015

Akun LinkedIn Jadi Sasaran Hacker

Salah satu media sosial yang biasanya digunakan untuk membangun jaringan profesional, LinkedIn, ternyata menjadi incaran dari para hacker.

Hal ini diketahui setelah beberapa akun LinkedIn palsu yang biasanya ingin menjalin koneksi, kini mengirimkan pesan sampah berupa iklan dan mengintai korban potensial pembajakan.

Seperti informasi yang dikutip dari laman Ubergizmo, Senin (12/10/2015), laporan mengenai hacker yang mengincar pengguna LinkedIn pertama kali dirilis oleh Dell SecureWorks, yang menemukan sejumlah akun LinkedIn palsu. Bahkan, hasil temuan Dell SecureWorks menyebutkan bahwa akun-akun palsu ini dikelola dengan sangat baik, termasuk latar belakang serta koneksinya sehingga membuat target percaya bahwa akun ini adalah akun asli.

"Tingkat kedetilan dari profil palsu tersebut mengindikasikan bahwa para pelaku di balik ini menginvestasikan banyak waktu serta usaha untuk menciptakan dan memelihara persona ini," ungkap tim Dell SecureWorks.

Pun demikian, belum diketahui secara pasti rencana dan incaran para hacker tersebut dari target-targetnya, namun diperkirakan hal tersebut sangat berbahaya mengingat usaha yang dilakukan para pelaku untuk menciptakan akun palsu tersebut.

LinkedIn menyambut cepat permasalahan ini dan dengan sigap menghapus akun-akun yang memiliki profil palsu tersebut. Namun, pengguna LinkedIn disarankan untuk tetap waspada dan tidak menerima begitu saja permintaan serta mengikuti dari orang yang tidak dikenal.

Jumat, 09 Oktober 2015

Bantu Hacker Meretas Sistem, Mantan Wartawan Ditangkap

WARTAWAN Amerika Serikat ditangkap akibat membantu kelompok hacktivist Anonymous deface situs Los Angles Times pada Kamis (8/10/2015).

Matthew Keys, 28 tahun, memberikan password pada hacker untuk mengakses sistem milik Tribune Co, perusahaan induk surat kabar.


Dikutip dari BBC pada Kamis (8/10/2015), proses hukum akan dilaksanakan pada Januari 2016 dengan hukuman maksimal 25 tahun penjara. Keys diduga bersekongkol untuk membuat kerusakan pada komputer dengan mengirimkan kode berbahaya.

Pengadilan mencatat, insiden ini terjadi pada Desember 2010. Tak lama setelah ia kehilangan pekerjaannya di stasiun TV California yaitu Fox 40 KTXL, yang dimiliki oleh Tribune Co.

Ia juga sempat menjadi editor media sosial untuk Reuteurs. Namun ia berhenti setelah didakwa pada 2012.

Ia menggunakan nama samaran “AESCracked” di situs online. Keys berbagi rincian log-in kepada LA Times. Perangkat lunak yang digunakan untuk memasukan konten seperti, gambar dan artikel. Setidaknya Tribune Co mengeluarkan biaya sebanyak $ 5.000, untuk memperbaiki dan menyelidiki kasus ini.

Jaksa mengatakan Keys menggunakan saluran chatting online untuk membantu para hacktivist.
Hukuman akan berlangsung pada bulan Januari, tetapi ia diperkirakan tidak akan menerima hukuman maksimum yaitu 25 tahun penjara.

Seorang juru bicara Departemen Kehakiman AS mengatakan kepada Reuters, kemungkinan hukumannya akan kurang dari lima tahun.

Pengacara Keys mengatakan ia berencana untuk mengajukan banding terhadap putusan tersebut.
Keys didakwa dengan konspirasi untuk merusak komputer yang dilindungi, penyebaran kode berbahaya, dan usaha penyebaran kode berbahaya. Dia dinyatakan bersalah pada ketiga dakwaan.
Dokumen pengadilan mengatakan insiden terjadi pada bulan Desember 2010, tak lama setelah Keys kehilangan pekerjaannya di stasiun TV Fox 40 KTXL yang berbasis di California, juga dimiliki oleh Tribune Co.
Keys pindah kerja ke Reuters sebagai editor media sosial, namun dipecat setelah ia didakwa pada tahun 2012.

'Rekayasa Chippy 1337'

Jaksa mengatakan tindakan Keys 'adalah "balas dendam anonim".
Dengan nama samaran online AESCracked, Keys disebut telah berbagi rincian log-in untuk sistem manajemen konten LA Times - CMS - perangkat lunak yang dipakai untuk memasukkan konten, seperti artikel atau gambar, yang akan dipublikasikan di situs web.
Dengan informasi ini, anggota Anonymous tak dikenal yang menggunakan nama "Sharpie" dikatakan telah menyunting berita di situs LA Times.
Salah satu kepala berita diubah menjadi: "Tekanan bertambah di dalam Partai untuk memilih CHIPPY 1337".




references by